




6. Styracosaurus





Selamat datang di KomputerUnik, yang menyediakan ribuan postingan yang bisa menjadi solusi bagi anda yang sedang bingung. KomputerUnik menyediakan software-software yang mendunia, seperti Office 2010, Adobe Photoshop CS5, dll.
Selain itu terdapat juga fakta-fakta tentang kehidupan, misteri, keanehan serta berita terbaru. KomputerUnik juga melayani apabila ada yang membutuhkan postingan, khususnya software.
16.12
Aditiyo's Blog










16.09
Aditiyo's Blog
Saat ini, penerbangan perintis di beberapa wilayah Nusantara seperti Papua masih menggunakan pesawat-pesawat produksi lama, seperti Twin Otter. Beberapa unit yang ada telah tidak layak pakai sehingga diperlukan pesawat yang lebih modern. Karenanya, sejak tahun 2006, PT Dirgantara Indonesia mengembangkan pesawat N219 berkapasitas 19 orang untuk menggantikan peran pesawat perintis yang ada sekarang. Saat ini, uji aerodinamika pesawat tersebut telah dituntaskan.
N-219 Generasi terbaru pesawat produksi PT Dirgantara Indonesia
“Pengembangan pesawat jenis ini biasanya memakan waktu 3 tahun. Namun, kita mungkin akan selesaikan 2-2,5 tahun,” kata Andi Alisjahbana, Direktur Aerostruktur PT Dirgantara Indonesia. Jadi, tahun 2013, pesawat mungkin sudah bisa diluncurkan.
Agar tidak mengalami kegagalan seperti pesawat CN 250, pihak PTDI akan memproduksi pesawat berdasarkan order. “Kami akan buat 25 unit dulu nantinya. Kami akan mengupayakan seluruhnya terjual dahulu,” kata Andi. Pembuatan sejumlah unit memerlukan dana sekitar Rp 1 triliun. Jumlah ini menurut Andi cukup minim untuk membuat pesawat. Ia menargetkan, sejumlah pesawat akan dibeli oleh pemerintah daerah.
Andi juga mengatakan, spesifikasi pesawat N219 dirancang sesuai dengan kondisi geografis Indonesia. Pesawat ini mampu mendarat di landasan yang pendek sehingga bisa diaplikasikan di wilayah terpencil dengan lahan terbatas. “Pesawat ini juga dirancang bisa membawa bahan bakar tambahan. Kita menyadari bahwa tidak setiap daerah memiliki tempat pengisian bahan bakar,” demikian Andi mengungkapkan kelebihan pesawat N219.
Sementara itu, Budi Santoso selaku Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia mengatakan bahwa pengembangan pesawat ini didasarkan pada karakteristik geografis Indonesia. “Kondisi geografis kita berbeda dengan negara lain. Kita harus punya solusi sendiri,” katanya. Bagi Budi, pengembangan pesawat kecil yang mampu menjangkau wilayah terpencil sangat pas. “Banyak wilayah Indonesia yang tak mudah dijangkau dengan transportasi darat. Pesawat perintis bisa menjadi solusi,” paparnya.
16.08
Aditiyo's Blog
Mungkin hal ini sebuah ide yang agak unik dan menggoda, bagaimana tidak dari ide ini mereka mengumpulkan para orang kembar identik untuk beraksi di sarana publik dalam hal ini kereta api di daerah Jembatan Brooklyn New York, Amerika Serikat. Bisa dibayangkan betapa membuat bingung dan perperangah para penumpang lainnya yang sedang menumpang kereta api tersebut. Mari kita simak bersama
Para manusia kembar yang membuat aksi menjadi manusia cermin
Para manusia kembar yang membuat aksi menjadi manusia cermin
Para manusia kembar yang membuat aksi menjadi manusia cermin
Para manusia kembar yang membuat aksi menjadi manusia cermin
Para manusia kembar yang membuat aksi menjadi manusia cermin
Para manusia kembar yang membuat aksi menjadi manusia cermin
Para manusia kembar yang membuat aksi menjadi manusia cermin
Para manusia kembar yang membuat aksi menjadi manusia cermin
Para manusia kembar yang membuat aksi menjadi manusia cermin
Para manusia kembar yang membuat aksi menjadi manusia cermin
Para manusia kembar yang membuat aksi menjadi manusia cermin
Para manusia kembar yang membuat aksi menjadi manusia cermin
Para manusia kembar yang membuat aksi menjadi manusia cermin
Para manusia kembar yang membuat aksi menjadi manusia cermin
Para manusia kembar yang membuat aksi menjadi manusia cermin
16.06
Aditiyo's Blog
Buaya ini mungkin dah bosan hidup atau cari masalah, atau arogan mau tantang kumpulan kuda nil
Foto-foto dibawah ini bukanlah karikatur ataupun hasil editan Photoshop, melainkan hasil jepretan fotografer Vaclav Silha yang asal Ceko yang kebetulan melihat sebuah momen langka di tepian sungai Nil tepatnya di Taman Cagar Alam Serengeti Tanzania. Entah apa yang membuat seekor buaya malang ini tau tau ingin melintasi kumpulan kuda nil. Saya kok jadi ingat beberapa karikatur yang beberapa minggu terakhir ini sangat ramai sekali di Indonesia tentang rasa sombong buaya melawan cicak, istilah icon yang dipakai untuk 2 institusi yang sedang berseteru. Tapi ini bukan membahas itu, melainkan kok ya bisa-bisanya reptil ganas ini cari perkara ngubek ngubek kumpulan kuda nil yang lagi asyik berendam, kok nggak takut? apa lagi reptil ini sendirian. Mungkin nggak sengaja atau arogan sebagai reptil ganas neenaknya sendiri ngelonyor aja melangkahi kumpulan mamalia itu.
Foto - foto saat seekor buaya malang jadi bulan bulanan kuda nil, siapa suruh lewatin kuda nil lagi berendam, arogan nih buaya
Ada yang menggambarkan seekor buaya di kerubuti cicak, wah kalau yang itu sepertinya nggak mungkin di dunia nyata mungkin adanya di dunia karikatur. Namun foto-foto asli ini sungguh bukan rekayasa dimana seekor buaya bernasib malang menjadi bulan-bulanan empuk para kuda nil yang marah tempat mereka lagi kumpul-kumpul dilintasi tamu tak diundang. Itulah hukum rimba.
Lantas bagaimana bila buaya lawan cicak ya?
Foto - foto saat seekor buaya malang jadi bulan bulanan kuda nil, siapa suruh lewatin kuda nil lagi berendam, arogan nih buaya
Foto - foto saat seekor buaya malang jadi bulan bulanan kuda nil, siapa suruh lewatin kuda nil lagi berendam, arogan nih buaya
Foto - foto saat seekor buaya malang jadi bulan bulanan kuda nil, siapa suruh lewatin kuda nil lagi berendam, arogan nih buaya
16.05
Aditiyo's Blog
Seorang pria yang berusia 37 tahun sering merasa sakit kepala seperti halnya migraine. Belum lama ini pria yang bernama Li fu asal Yunan Cina tersebut memeriksakan keluhannya ke klinik medis dan betapa terkejut bukan kepalang tak kala hasil foto X- Ray menunjukan di kepalanya terdapat sebuah pisau tertancap lumayan dalam sekitar 10 cm.
Selama 4 tahun pria ini hidup bersama pisau yang bersarang dikepalanya
Usut punya usut ternyata pada tahun 2006 lalu Li Fu pernah alami kejadian perampokan hingga dirinya ditikam, namun karena parahnya tikaman pisau membuat dirinya tak menyadari apa-apa. Dan Lebih celaka lagi tim medis yang menanganinya saat itu tidak jeli kala mengobati luka tikaman pisau tersebut, mereka hanya mengobati bagian luka luar saja dan tidak mencoba mendeteksi bagian dalam kepala.
Li Fu usai operasi pengangkatan pisau dari kepalanya dan pisau yang menancap
Akhirnya kini dirinya harus menjalani operasi pengangkatan pisau tersebut di sebuah Rumah Sakit di kota Yuxi propinsi Yunan Cina. Seperti dikutip ruanghati.com dari Daily Mail mengungkapkan Luo Zhiwei tim medis yang membantu proses pengangkatan pisau tersebut sangat heran betapa Li fu bisa bertahan selama 4 tahun dengan pisau tertancap di kepala. Ini merupakan sebuah muzijat yang belum pernah ditemuinya selama menjalani kerja sebagai tim medis.