Welcome to KomputerUnik

Selamat datang di KomputerUnik, yang menyediakan ribuan postingan yang bisa menjadi solusi bagi anda yang sedang bingung. KomputerUnik menyediakan software-software yang mendunia, seperti Office 2010, Adobe Photoshop CS5, dll.

Selain itu terdapat juga fakta-fakta tentang kehidupan, misteri, keanehan serta berita terbaru. KomputerUnik juga melayani apabila ada yang membutuhkan postingan, khususnya software.

Kamis, 30 Desember 2010

Sejarah Pertama Malaysia (Video)

F: Selebrasi pemain Malaysia (daylife)






















JAKARTA - Malaysia untuk kali pertamanya dalam sejarah keluar sebagai juara AFF Cup 2010, usai mengatasi perlawanan Indonesia. Malaysia memang kalah 1-2 di leg kedua, Rabu (29/12/2010). Namun, Malaysia unggul agregat 4-2, setelah pada leg pertama menang 3-0.

Kedua tim memulai laga kedua di Stadion Utama Gelora Bung Karno dengan situasi yang kontras. Indonesia mengusung kewajiban harus menang dengan agregat lebih dari tiga gol. Sebaliknya, Malaysia sudah mengantongi kemenangan tiga gol bisa bermain dengan sedikit lebih tenang.

Ketegangan terlihat dari para pemain Indonesia, dimana kontrol bola yang sering salah dan kerap memaksakan umpan jauh, di awal babak pertama. Pelatih Alfred Riedl memasang formasi terbaiknya, minus Oktovianus Maniani yang menjalani skorsing. Posisinya digantikan Arif Suyono.

Duet Irfan Bachdim-Christian Gonzales menjadi andalan dalam menekan pertahanan Malaysia. Peluang diperoleh Gonzales dengan mendapat umpan terobosan, sayang masih terjebak offside. Percobaan tendangan Arif Suyono pun masih bisa dibendung bek Malaysia.

Hands ball dilakukan oleh Sabre Mat Abu di dalam kotak penalti pada menit 18. Wasit langsung menunjuk titik putih. Sayang, Firman yang menjadi eksekutor gagal menjalankan tugas. Tendangan Firman bisa ditangkap kiper Malaysia, Khairul Fahmi.

Umpan silang manis dilakukan oleh Ridwan, mengarah kepada Gonzales, hanya saja sundulan El Loco masih belum menemui sasaran. Begitu juga dengan peluang Ridwan. Umpan terobosan Suyono, gagal dimaksimalkan Ridwan, setelah bola ditangkap Fahmi.

Arif Suyono mendapat peluang emas mencetak gol. Sayang pemain Arema Indonesia ini gagal, kendati sudah tinggal berhadapan dengan kiper Malaysia. Bola disundul Arif, tapi terlalu lemah dan mampu ditangkap kiper. Tendangan keras kaki kiri Gonzales, juga masih melambung.

Kemelut terjadi di mulut gawang Malaysia pada penghujung babak pertama. Sundulan Hamka Hamzah jatuh tepat di depan garis gawang Malaysia. Hanya mampu disapu pemain belakang Malaysia.

Indonesia memang menguasai jalannya babak pertama. Tapi, tidak ada gol yang tercipta dan Merah Putih tetap tertinggal 0-3.

Permainan Indonesia sama sekali belum berkembang di babak kedua. Indonesia malah harus kebobolan di menit 54. Safee Sali mampu mencetak gol, melalui serangan balik cepat. Sprint Sali mengalahkan dua bek Indonesia, dengan tenang Sali melepaskan tendangan menaklukkan Markus Haris Maulana.

Alfred Riedl memasukan Eka Ramdani dan Bambang Pamungkas, menggantikan Firman Utina dan Irfan Bachdim. Arif Suyono juga ditarik keluar karena cedera dan digantikan oleh Toni Sucipto.

Gol yang ditunggu publik Indonesia akhirnya tercipta di menit 72. Pergerakan individu dilakukan dengan baik oleh Ahmad Bustomi. Tendangan Bustomi masih bisa diblok kiper, bola rebound mengarah kepada M Nasuha yang berdiri bebas, tendangan Nasuha pun bersarang di gawang Malaysia.

Indonesia kembali mampu menambah gol kedua menit jelang bubaran. Kali ini Ridwan yang mencetak gol, melalui tendangan keras. Skor 2-1 menjadi hasil akhir pertandingan dan hasil ini cukup membawa Malaysia menjadi juara AFF Cup 2010.


Susunan Pemain:
Indonesia: Markus Haris Maulana; Zulkifli Syukur, Maman Abdurrahman, Hamka Hamzah, M Nasuha; M Ridwan, Firman Utina (Eka Ramdani '57), Ahmad Bustomi, Arif Suyono (Tony Sucipto '70); Cristian Gonzales, Irfan Bachdim (Bambang Pamungkas'57).


Malaysia: Khairul Fahmi Che Mat; Mohd Asrarrudin Putra Omar, Mohd Muslim Ahmad, Mohd Fadhli Mohd Shas, Mohd Sabre bin Mat Abu; Ashari Bin Samsudin (Mohd Amri Yahyah '78), Mohd Safiq Rahim, Amar bin Rohidan (Razman Roslan '61), Kunanlan Subramaniam; Norshahrul Idlan Talaha, Mohd Safee bin Mohd Sali (Izzaq Faris Ramlan '90)

sumber : liputan6.com & youtube.com

Rabu, 29 Desember 2010

Perebutan Gelar Top Scorer Masih Sengit

VIVAnews - Juara Piala AFF 2010 akan ditentukan malam ini, Rabu, 29 Desember 2010. Selain itu, final leg kedua ini juga akan menjadi ajang pertarungan terakhir pemain kedua tim untuk meraih gelar top scorer.

Striker Malaysia, Safee Mohd Bin Sali untuk sementara memimpin daftar top skor Piala AFF 2010. Sali menggusur hegemoni Christian Gonzales usai mencetak dua gol di final pertama, Minggu, 26 Desember 2010.

Dalam duel yang digelar di Stadion Bukit Jalil, Malaysia itu, Indonesia keok 0-3. Safee mencetak gol pada menit ke-61 dan 73'. Sedangkan gol ketiga Harimau Malaya dicetak oleh Mohd Azhari pada menit ke-68. Dalam

Hingga saat ini, Safee telah mencetak 4 gol. Dua gol lainnya dicetak saat Malaysia mengalahkan juara bertahan Vietnam 2-0 di leg pertama babak semifinal yang juga digelar di Bukit Jalil, 15 Desember 2010.

Di posisi kedua bercokol Christian Gonzales.Striker Indonesia naturalisasi Uruguay itu mengoleksi tiga gol. Satu gol dicetaknya saat Indonesia membantai Malaysia 5-1 di babak penyisihan Grup A, 1 Desember lalu.

Dua gol lainnya diceploskan ke gawang Filipina pada babak semifinal. Masing-masing satu gol di leg pertama dan kedua.

Dalam berbagai kesempatan, kedua pemain ini selalu mengatakan tak terlalu berambisi mengejar gelar top skor. Keduanya mengaku lebih mengejar kemenangan timnya dibanding gelar untuk diri sendiri.

"Saya tidak kejar gelar top scorer. Siapapun yang cetak gol tidak penting. Yang penting tim bisa menang," kata Gonzales dalam sebuah kesempatan.

Sementara itu, lima pemain Indonesia telah mengoleksi 2 gol. Mereka adalah Firman Utina, Bambang Pamungkas, M Ridwan, Arif Suyono, dan Irfan Bachdim. Koleksi yang sama juga dimiliki oleh dua pemain Malaysia, yakni Mohd Amri dan Norshahrul Idlan.

Sanksi Buat Malaysia Ditentukan AFC

VIVAnews - Hukuman terhadap Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menyusul kejadian sinar laser pada final pertama Piala AFF 2010 akan ditentukan oleh Federasi Sepak Bola Asia (AFC).

Demikian diungkapkan Sekjen PSSI, Nugraha Besoes, dalam jumpa pers di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa 28 Desember 2010. Nugraha mengaku PSSI telah mengirimkan protes resmi kepada AFF terkiat teror laser tersebut.

Nugraha menegaskan hukuman atas insiden tersebut akan ditentukan oleh Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) melainkan AFC.

"Hukuman bukan ditentukan FIFA, karena AFF tidak terdaftar di struktur FIFA. Otoritas tertinggi turnamen ini adalah AFC, jadi hukuman akan ditentukan oleh AFC," kilah Nugraha.

Hal senada diungkapkan oleh Media Officer AFF, Dhines Kumar, yang memastikan hukuman akan ditentukan oleh AFC.

"Tidak mungkin FIFA yang menghukum karena ini adalah turnamen AFC. Hukuman baru akan diberikan setelah ada laporan dari AFF dan match commisioner. Itupun setelah turnamen berlangsung," ujar Dhines.

Teror laser sebenarnya tidak hanya terjadi di Stadion Bukit Jalil, Malaysia. Namun pada Piala AFF 2010 ini, sinar berwarna hijau itu justru sudah muncul saat Indonesia menjamu Malaysia di babak penyisihan Grup A.

Dalam rekaman laga terlihat sinar laser mengenai wajah kiper tim Malaysia, Mohd Sharbinee Allawee Bin Ramli usai Irfan Bachdim mencetak gol terakhir bagi Indonesia. Dalam duel ini, Indonesia menang dengan skor 5-1.

sumber : vivanews.com

Rajagobal Beberkan Kunci Kemenangan Malaysia

VIVAnews - Malaysia berhasil mengalahkan Indonesia 3-0 pada final pertama Piala AFF 2010, Minggu, 26 Desember 2010. Kepada media, Rajagobal Krishnasamy membeberkan kunci kemenangan timnya tersebut.

Rajagobal mengaku telah menginstruksikan timnya untuk tampil lebih offensive dan agresif sejak awal. Namun meski tampil bagus, berbagai kendala masih menghadang timnya untuk bisa memimpin di 45 menit pertama.

"Masalah kami adalah saat berada di daerah pertahanan lawan, para pemain belum tenang dalam mengeksekusi bola," kata Rajagobal.

"Pemain Indonesia juga masih percaya diri dan beberapa kali menekan lewat sayap Oktovianus Maniani. Dua pemain depan, Christian Gonzales dan Yongki (Aribowo) juga cukup berbahaya," lanjutnya.

Setelah bermain imbang 0-0, Rajagobal mengaku kembali membakar semangat pemainnya di ruang ganti. "Kepada pemain saya mengatakan kalau ingin menang harus main offensive dan agresif," tegas Rajagobal.

"Setelah saya mengatakan hal tersebut, di babak kedua, mereka akhirnya berhasil bangkit dan mencetak tiga gol ke gawang Indonesia. Saya benar-benar bangga dengan pemain-pemain muda saya," tambahnya.

Meski demikian, Rajagobal meminta pemainnya untuk tidak terlena. Sebaliknya, pelatih berusia 54 tahun itu mengingatkan para pemainnya untuk tetap fokus dalam menghadapi final kedua di Indonesia, 29 Desember 2010 nanti.
sumber : vivanews.com

Selasa, 07 Desember 2010

Indonesia menang, Thailand Tersisih....

Bepe Bawa Indonesia Ungguli Thailand 2-1

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -
Bambang Pamungkas kembali mencetak gol melalui titik putih di menit 88. Penalti terjadi setelah pemain belakang Thailand, Panupong Wongsa menyentuh bola dengan tangannya. Panupong pun akhirnya mendapat kartu kuning kedua di pertandingan yang digelar di Stadion Utama Bung Karno, Selasa (7/12/2010).

Sebelumnya, Indonesia menyamakan kedudukan 1-1 melalui tendangan penalti yang dieksekusi Bambang Pamungkas di menit 80. Penalti terjadi setelah striker Cristian Gonzales dijatuhkan di kotak penalti Thailand.

Pada menit ke 69, tim Gajah Putih sempat membuat suporter Indonesia terdiam. Suree Sukha berhasil menggetarkan jala Markus Horison. Gol tercipta setelah terjadi kemelut di mulut gawang Indonesia. Sontekan Suree Sukha ke sudut sebelah kanan atas gagal diantisipasi Markus. Skor pun berubah menjadi 0-1 untuk Thailand.

Pada menit 52, Markus membuat blunder yang membahayakan gawang Indonesia. Kecerobohan Markus hampir membuahkan gol bagi Thailand. Beruntung ada Maman yang menyapu bola keluar yang nyaris saja merobek gawang Merah Putih yang sudah lowong.

Markus akhirnya membalas kesalahan fatal yang dibuatnya. Suami Kiki Amelia itu berhasil melakukan aksi penyelamatan cemerlang di menit 54. Tendangan salto Keerati akhirnya hanya menghasilkan tendangan penjuru untuk tim Gajah Putih.

Di menit 58, Riedl memasukkan Bambang Pamungkas menggantikan Irfan Bachdim. Irfan memang terlihat kurang maksimal di laga malam ini.

Di menit 62, ribuan penonton yang memadati Gelora Bung Karno terdiam. Tendangan bebas yang sempat membuat kemelut di depan gawang Horison, berakhir dengan tendangan pemain Thailand menyentuh jala Indonesia. Beruntung, wasit menganulir gol tersebut karena pemain Thailand sudah berada pada posisi off-side.


Tim merah putih langsung melancarkan tekanan ke jantung pertahanan Thailand pada sepuluh menit pertama babak pertama. Namun, serangan yang dibangun jenderal lapangan tengah, Eka Ramdani selalu kandas di lini belakang Thailand.

Pertahanan tim Gajah Putih sempat kehilangan konsentrasi di awal-awal babak pertama. Hal itu dimanfaatkan Zulkifly yang melakukan crossing dari sisi kanan. Sempat terjadi kemelut di mulut gawang Thailand, namun pemain belakang Thailand lebih cepat mengamankan bola.

Selepas 10 menit babak pertama, pemain Thailand mulai bangkit dan mencoba menguasai lini tengan dengan melancarkan umpan-umpan pendek.

Di menit 15, terobosan Thonglao sempat membahayakan gawang Indonesia. Beruntung, penjaga gawang tim Garuda, Markus Horison bergerak cepat mengamankan si kulit bundar.

Mengusung beban wajib menang, pemain Thailand terus berupaya membongkar pertahanan Indonesia yang digalang Maman Abdurachman. Umpan-umpan cepat diperagakan Thonglao Cs, namun selalu kandas di kaki pemain pertahanan Indonesia.

Susunan pemain

Indonesia:

Markus Horison (kiper), M Nasuha, Zulkifli Syukur, Maman Abdurahman (kapten), Toni Sucipto, Eka Ramdani, Christian Gonzales, Oktovianus Maniani, M Robi, Irfan Bachdim, M Ridwan.

Pelatih: Alfred Riedl.

Thailand:

Sinthaweechai Hathairattanakool (kiper), Suree Sukha, Nattaphong Samana, Suttinun Phukhom, Nataporn Phanrit (kapten), Datsakorn Thonglao, Teerasil Dangda, Rangsan Vivatchaichok, Panupong Wongsa, Kirati Keawsombut, Naruphol Ar-romsawa.

Pelatih: Bryan Robson.

Wasit: Sato Ryuji (Jepang).


sumber : http://www.tribunnews.com/2010/12/07/bepe-bawa-indonesia-unggul-2-1

http://www.republika.co.id/berita/sepakbola/liga-dunia/10/12/07/151027-timnas-indonesia-buang-thailand

KomputerUnik in Facebook

Pengikut

 
Di Edit Ku Aditiyo Eka Nugraha | KomputerUnik | Terima kasih kepada semua pendukung KomputerUnik